Bupati Tabanan Lepas 123 Tukik di Pantai Yeh Gangga

bupati lepas tukik

Untuk melestarikan lingkungan pantai sekaligus melindungi keberadaan penyu agar tidak punah, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti melepas 123 tukik di Pantai Yeh Gangga, Kamis (21/8). Selain menjaga keberadaan penyu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menjaga ekosistem laut tetap berjalan.
 bupati tukik

Sebanyak 123 tukik jenis penyu lekang (Lepidochelys olivacea) dilepas ke laut bebas. Penyu lekang yang dilepas kali ini merupakan hasil penangkaran yang dilakukan Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Tirtha Gangga yang berada di pesisir Yeh Gangga. Total telur yang berhasil diambil dari sejumlah sarang untuk ditangkarkan berjumlah 1.344 buah. Dimana jumlah tersebut berasal dari pesisir barat sebanyak 798 telur dan pesisir timur sebanyak 546 telur. “Kalau telur dibiarkan tetap berada dalam sarang, dikhawatirkan akan dimangsa predator seperti anjing, biawak dan juga manusia,” kata Ketut Linggih Ketua Pokmaswas Tirtha Gangga 

anak-anak
Menurut Ketut Linggih, waktu yang dibutuhkan untuk menetaskan satu telur adalah 45-60 hari. Dimana untuk bisa menetas dengan baik, telur-telur tersebut harus dilindungi dan diawasi. “Kalau di sarang aslinya, selain rawan dimangsa predator, telur penyu juga rawan terendam air laut sehingga busuk dan gagal menetas,” katanya sambil menambahkan setelah menetas, tukik dipelihara 7 – 10 hari di bak khusus untuk selanjutnya dilepas ke laut.
 kadis
Selain mendapat atensi dari Orang nomor Satu di Tabanan, pelepasan tukik kali ini juga mendapat perhatian khusus dari Muspida Tabanan dan Anggota DPRD Tabanan. Menurut Bupati Tabanan, untuk dapat melestarikan keberadaan penyu diperlukan komitmen dan sinergisitas antara masyarakat dan pemerintah. Karena keberadaan penyu di laut sangat penting untuk keberlangsungan ekosistem laut. Bupati juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan pantai. Karena tidak dipungkiri, Pantai Yeh Gangga bisa menjadi salah satu tourist destination di Tabanan. “Kunci pariwisata adalah tukikkebersihan. Karena dari kebersihan inilah akan mampu menarik wisatawan luar negeri untuk berkunjung ke Tabanan,” pungkasnya. (gus)

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blognya Agus Rochdianto

Jayalah Perikanan dan Kelautan Indonesia

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: