Direktorat Perbenihan KKP Gelar Temu Lapang Perbenihan di Tabanan


Direktorat Perbenihan, Dirjen Perikanan Budidaya, Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP), menggelar Temu Lapang Perbenihan Skala Kecil di Kabupaten Tabanan, Rabu (13/10). Temu lapang yang diikuti 50 orang pembenih ikan skala kecil dari seluruh Provinsi Bali ini, digelar di Balai Benih Ikan (BBI) Pesiapan, Disnas Periakanan dan Kelautan (Diskanlaut) Kabupaten Tabanan. Selain dihadiri para pembenih ikan, temu lapang tingkat Provinsi Bali ini juga akan dihadiri Direktur Perbenihan, Dirjen Perikanan Budidaya, KKP, Prof. Dr. Ketut Sugama, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Provinsi Bali dan Kepla DKP Kabupaten Buleleng.

Direktur Perbenihan, Ketut Sugama dalam sambutannya sebelum membuka secara resmi Temu Lapang mengemukakan, dipilihnya Kabupaten Tabanan sebagai lokasi Temu Lapang Perbenihan, karena Kabupaten Tabanan memiliki potensi yang besar di bidang perikanan budidaya. Selain itu, usaha pembenihan ikan di Kabupaten Tabanan selama ini juga dinilai memiliki perkembangan yang cukup pesat. “Kami memilih menggelar Temu Lapang ini di Tabanan, karena Tabanan memiliki potensi besar di bidang perikanan budidaya dan usaha pembenihan ikannya berkembang cukup pesat,” paparnya.

Ketut Sugama yang menjadi calon kuat sebagai Dirjen Perikanan Budidaya menggantikan pejabat sebelumnya Made L.Nurjana ini menambahkan, ke depan komoditas perikanan akan menjadi sumber pangan utama dunia karena berbagai kelebihan yang dimiliki. Terkait hal itu, KKP pada tahun 2015 telah mencanangkan Indonesia menjadi produsen perikanan terbesar di dunia. Untuk mendukung visi tersebut, maka produksi dari perikanan budidaya merupakan harapan terbesar karena potensinya yang besar. “Untuk bisa mendongkrak produksi perikanan budidaya secara optimal, maka usaha pembenihan ikan harus terus dikembangkan,” pesannya.

Hal senada diungkapkan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlaut) Kabupaten Tabanan Ir. I Nyoman Wirna Ariwangsa, MM. Menurut Ariwangsa, prospek usaha pembenihan ikan di Bali, khsusunya di Tabanan masih cerah karena pangsa pasarnya masih terbuka lebar. Menurut Ariwangsa, Pembenihan ikan merupakan salah satu usaha di bidang perikanan budidaya yang memiliki prospek cerah karena menjanjikan keuntungan yang lumayan besar, perputaran uangnya relatif cepat serta modal usaha yang diperlukan tidak begitu besar. “Kami akan terus memotivasi agar usaha pembenihan ikan ini terus dikembangkan di Kabupaten Tabanan karena potensi sumber daya alam serta potensi pasarnya yang masih terbuka lebar,” paparnya.

Menurut Ariwangsa, kebijakan di bidang perikanan budidaya, khususnya dalam hal usaha pembenihan tersebut juga dimaksudkan untuk mendukung Visi Pemkab Tabanan yakni Tabanan Serasi (Sejahtera, Aman dan Berprestasi) serta misi Pemkab Tabanan khususnya dalam hal memperkuat Tabanan sebagai lumbung pangan Bali. “Kami telah komit mendukung Visi KKP sekaligus misi Pemkab Tabanan dengan selalu berupaya menumbuhkan usaha pembenihan dan meningkatkan produksi perikanan budidaya,” paparnya.

Menurut Ariwangsa, upaya yang ditempuh Diskanlaut Tabanan tersebut mendapat sambutan positif pelaku usaha perikanan. Hal ini dapat dilihat dari jumlah pembenih ikan atau kelompok Unit Pembenihan ikan Rakyat (UPR) di Kabupaten Tabanan dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan yang menggembirakan. Tahun 2010 ini, jumlah UPR di Kabupaten Tabanan tercatat sejumlah 106 unit yang tersebar di seluruh kabupaten. Sementara kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) sejumlah 273 kelompok. “Dibanding tahun sebelumnya, mengalami peningkatan sekitar 20 persen,” paparnya.

Sementara itu, pada kegiatan Temu Lapang yangt baru kali pertama digelar Direktorat Perbenihan di Bali ini, peserta tampak serius mengikuti pemaparan para narasumber yang berasal dari Direktorat Perbenihan dan Balai Besar Budiaya Air Tawar (BBBAT) Sukabumi. Materi yang diberikan di antaranya adalah: Kebijakan Perbenihan dalam Penyediaan Benih Bermutu, Teknik Pembenihan Ikan Lele, Pengelolaan Lingkungan dan Kesehatan Ikan, Cara Pembenihan Ikan yang Baik, Pemberdayaan Perbenihan Skala Kecil dan Dinamika Kelompok. (gus)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blognya Agus Rochdianto

Jayalah Perikanan dan Kelautan Indonesia

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: