Paus Pilot Terdampar di Pantai Nyanyi

Empat ekor ikan paus yang memiliki panjang rata-rata sekitar 2 meter dan berat sekitar 200 Kg ditemukan terdampar di Pantai Nyanyi, Banjar Nyanyi, Desa Beraban, Kediri, Tabanan, Sabtu (28/11). Ikan paus ini kali pertama ditemukan nelayan setempat terdampar dalam keadaan hidup sekitar pukul 07.00. Dua ekor berada di bagian timur dan dua ekor lainnya di bagian barat pantai nyanyi yang berjarak sekitar 200 meter.

Warga dan nelayan setempat dibantu oleh dua orang tenaga dari Bala Wisata Tanah Lot, lantas berusaha menolong dan mendorong dua ekor ikan paus yang berada di bagian timur. Setelah berkali-kali dicoba dievakuasi, dua ekor ikan paus  ini akhirnya berhasil berenang bebas ke tengah laut. Sementara dua ekor lainnya yang berada di bagian barat, kondisinya tampak lemah dan di beberapa bagian tubuhnya terdapat luka-luka bekas goresan karang. Meski berkali-kali coba diselamatkan bahkan didorong ke tengah laut oleh tenaga bala wisata dari Objek Wisata Tanah Lot, namun dua ekor ikan paus ini kembali terdampar ke pantai.

Dilihat ciri-ciri fisiknya, jenis ikan paus yang terdampar di Pantai Nyanyi ini diduga merupakan jenis  short finned pilot whale atau yang biasa disebut ikan paus pemandu sirip pendek atau Ikan Paus Pilot. Sama seperti jenis ikan paus yang terdampar di Pantai Serangan, Denpasar, awal Januari 2009 lalu. Jenisnya sama seperti delapan ekor ikan paus yang mati terdampar di Pantai Serangan awal januari lalu, yakni ikan Paus Pilot.

Di wilayah pantai Kabupaten Tabanan pernah beberapa kali ditemukan ikan paus yang terdampar. Pada awal Januari 2009 lalu, tercatat dua kali ikan paus terdampar di Tabanan. Pertama ikan paus jenis paus Bongkok sepanjang sekitar 12 meter terdampar di Pantai Yeh Matan, Banjar Antap Desa Delod Sema, Selemadeg. Berikutnya pada tanggal 14 Januari kembali ikan paus jenis Sperma panjang sekitar 10 meter terdampat di Pantai Batulumbang, Desa Antap, Selemadeg. Dua jenis ikan paus tersebut ditemukan terdampar dalam keadaan sudah mati dan tubuhnya dalam kondisi membusuk.

Penyebab seringnya ikan paus terdampar di pantai wialayah Tabanan,  ada banyak kemungkinan. Bisa jadi karena terpisah dari kawanannya, terganggu pantualan sonar kapal, terjerat jaring nelayan, terbawa arus atau sebab lainnya. Kalau yang tahun lalu terdampar di Tanah Lot, memang akibat terkena jaring nelayan. Namun kalau terdamparnya puas pilot kali ini, belum diketahui penyabab pastinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blognya Agus Rochdianto

Jayalah Perikanan dan Kelautan Indonesia

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: