Ayo Makan Ikan

Sate lilit ikan tunaBelum optimalnya pemanfaatan potensi perikanan di Kabupaten Tabanan, salah satu kendalanya adalah karena masih rendahnya Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat, nelayan atau pembudidaya ikan. Untuk membentuk dan meningkatkan SDM, makanan yang bergizi merupakan unsusr yang sangat penting. Status gizi yang baik dapat diwujudkan apabila pangan yang dikonsumsi dalam keadaan cukup, baik mutu maupun keragamannya. Akibat kekurangan gizi dapat menimbulkan kelainan pertumbuhan, mengurangi kecerdasan dan mengurangi daya tahan tubuh.

Ikan dan hasil perikanan lainnya merupakan bahan pangan pangan yang bergizi tinggi. Selain sebagai sumber protein dan berbagai vitamin serta mineral, daging ikan juga mengandung asam lemak tak jenuh tingkat tinggi seperti EPA (Eicosapentaenoic Acid) dan DHA (Docosahexaenoic Acid) yang populer disebut sebagai Omega 3. EPA memiliki fungsi memperlancar aliran darah dan mencegah penyakit pada otak. Sebaliknya DHA mempengaruhi perkembangan sistem syaraf otak, terutama mempertinggi fungsi pembelajaran bagi janin.

Beberapa penelitian medis yang baru mengemukakan pengaruh makan ikan terhadap aspek kesehatan. Penelitian yang dimuat dalam Jurnal Kedokteran Inggris yang baru melaporkan, bahwa diet dengan memakan ikan yang kaya asam lemak omega-3 dapat menurunkan resiko mati mendadak karena penyakit jantung pada laki-laki. Studi lainnya dalam Jurnal Asosiasi Medic Amerika melaporkan bahwa asam lemak omega-3 di dalam ikan dapat juga mengurangi resiko penyakit jantung pada wanita. Penelitian lain menunjukkan bahwa kegunaan asam lemak omega-3 dapat membantu pengontrolan gula darah pada penderita diabetes. Asam lemak omega-3 dapat juga membantu mengurangi risiko penyakit tulang atau rematik dan melawan depresi.

Makan ikan memang menyehatkan. Namun ironisnya, meski Indonesia memiliki potensi SDA perikanan yang besar ternyata bila dibandingkan dengan negara-negara ASEAN tingkat konsumsi ikan di Indonesia terendah. Dari sasaran 26,5 Kg/kapita/tahun tingkat konsumsi ikan Indonesia baru mencapai rata-rata 23 Kg/kapita/tahun. Bandingkan dengan Singapura yang telah mencapai 70 Kg, Malaysia 40 Kg, Filipina 30 Kg dan Thailand 35 Kg. Bila dibandingkan negara Asia lainnya seperti Hongkong sudah mencapai 80 Kg, Taiwan 65 Kg, Korsel 60 Kg dan Jepang sudah di atas 100 Kg/kapita/tahun. Bagaimana dengan tingkat konsumsi ikan di Bali dan Tabanan ? Ternyata masih di bawah rata-rata Indonesia. Bali baru mencapai 23, sedangkan Tabanan baru 20 Kg/kapita/tahun.

Tips Memilih Ikan Segar

Agar ikan yang dikonsumsi bisa memberikan manfaat optimal bagi kesehatan, maka sebelum membelinya perlu diketahui dulu ciri-ciri ikan yang masih segar dan baik untuk dikonsumsi.

Ciri-ciri ikan segar di antaranya adalah:

  • Rupa dan warna ikan masih cerah
  • Seluruh permukaan badan masih diliputi dengan lendir segar yang tipis dan merata.
  • Mata masih jernih dan melotot.
  • Sisik tidak mudah lepas meskipun kita coba cabut dengan menariknya.
  • Insang masih bewarna nmerah dengan bau khas ikan segar.
  • Daging masih kenyal dan elastis.
  • Sirip masih lentur dan tidak mudah patah.

Kalau tanda-tanda kesegaran itu sudah tidak jelas sehingga sulit menarik kesimpulan, cobalah melihat tanda pembusukan yang mulai “menyerang” tubuh ikan itu. Di antaranya adalah:

  • Rupa dan warna ikan sudah mulai kusam, tidak menarik.
  • Permukaan badan ikan tertutup lendir tebal, tidak rata dan mulai lengket.
  • Mata suram dan tampak cekung.
  • Sisik mudah lepas.
  • Insang mulai bewarna tua kecoklatan/kehitaman dan berbau busuk.
  • Daging mulai lembek dan sudah tidak elastis lagi.

Gurami bakarTips Menangani Ikan

Kecuali menjadi sumber gizi yang lengkap dan menyehatkan, ikan juga mudah ditangani. Untuk menyiapkannya sebelum dimasak memerlukan waktu yang cukup singkat. Ada cara praktis untuk menangani ikan lele atau belut hidup yang akan dimasak. Cukup direndam dalam air es atau air garam beberapa saat, lele atau belut akan diam dan pasrah pada saat ditangani.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blognya Agus Rochdianto

Jayalah Perikanan dan Kelautan Indonesia

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: