Diskanlaut Tabanan Gandeng KKP Gelar Pelatihan Kompetensi Tenaga Kerja P2HP
17 Okt 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
in Suka-suka Tag:Kaki Naga Ikan, Nugget ikan, P2HP, Pelatihan
Adanya pelatihan yang dilaksanakan Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Usaha dan Investasi di Kabupaten Tabanan, diharapkan bisa menumbuhkan usaha pengolahan ikan di kalangan ibu-ibu anggota kelompok pengolah ikan maupun PKK untuk meningkatkan kesejahteraannya.
Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengemukakan hal itu saat membuka pelatihan Kompetensi Tenaga Kerja Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan ( P2HP ) di Aula kantor Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlaut) Kabupaten Tabanan, Jumat (14/10).
Menurut Bupati Wiryastuti, kerja keras yang selama ini dilakukan Pemkab Tabanan telah membuahkan hasil maksimal karena mendapat respon positif dari pemerintah pusat dalam hal ini dari KKP. “Ke depan kerjasam ini harus bisa lebih ditingkatkan sehingga potensi perikanan dan kelautan di Kabupaten Tabanan bisa tergarap optimal,” paparnya.
Lagi
Pokdakan Darma Nadi Dinilai Tim Pusat
26 Sep 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
in Serba-serbi Tag:benih lele, bibit lele, Direktur Produksi, Hobi lele, Penilaian Pokdakan

Tim penilai Pokdakan tingkat pusat berfoto bersama dengan anggota Pokdakan Darma Nadi dan para undangan
Selama tiga tahun terakhir, produksi perikanan budidaya meningkat pesat dari 3,8 juta ton pada tahun 2008 menjadi 6,2 juta ton pada tahun 2010. Terutama untuk komoditas udang, rumput laut, bandeng, nila, lele, patin dan ikan mas.
Direktur Produksi Direktorat Jenderal perikanan Budidaya, Iskandar mengungkapkan hal itu dalam sambutannya yang dibacakan oleh Ketua Tim Penilai Pokdakan, Tatie Sri Paryati saat melakukan penilaian lomba Kelompok Pembudidayakan Ikan ( Pokdakan ) Darma Nadi, di Banjar Buruan Kelod, Desa Buruan, Penebel – Tabanan yang dipercaya sebagai duta Bali dalam lomba Pokdakan tingkat nasional Kamis (22/9)
Menurut Iskandar, peningkatan produksi tersebut diharapkan terus meningkat sejalan dengan tumbuhnya kelompok-kelompok pembudiaya baru yang dapat memberikan perannya dalam meningkatkan hasil.
Terkait upaya mendorong produksi perikanan di tanah air, Iskandar menekankan bahwa pemerintah telah menempuh langkah-langkah strategis antara lain, pengembangan jenis ikan dan pengembangan wadah budidaya. Kalau sebelumnya jenis ikan yang dibudidayakan masyarakat sangat terbatas, namun sejak beberapa tahun belakangan ini jenisnya terus berkembang. Sedangkan wadah budidaya yang sebelumknya hanya di kolam, kini berkembang memanfaatkan potensi lainnya seperti saluran irigasi, kolam beton dan kolam plastik.
Terhadap upaya-upaya yang telah dilakukan kelmpok pembudidayakan ikan air tawar, pemerintah pusat memberikan apresiasi positif. “Pemerintah pusat terus medorong upaya tersebut, sehingga produksi perikanan bisa meningkat sehingga kesejahteraan petani juga meningkat. Pada evalusi kienerja kelompok ini ada tiga aspek yang menjadi penilaian yakni, aspek teknologi, sosial dan ekonomi,” paparnya.
Lagi
Lomba Pokdakan Tingkat Nasional Darma Nadi Tabanan Wakili Bali
21 Sep 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
in Suka-suka Tag:Ariwangsa, Darma Nadi, Pokdakan

Kadiskanlaut Tabanan Ir Nyoman Wirna Ariwangsa, MM (kanan) dan Ketua Pokdakan Darma Nadi, Gede Nyoman Darma Susila (kiri)
Kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Darma Nadi di Banjar Buruan kelod, Desa Buruan, Penebel, Tabanan, tahun ini dipercaya mewakili Bali dalam lomba Pokdakan tingkat nasional. Pokdakan yang memiliki anggota 22 orang ini, akan dinilai oleh tim penilai tingkat nasional pada Kamis (22/9).
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlaut) Kabupaten Tabanan Ir. I Nyoman Wirna Ariwangsa, MM ditemui di lapangan saat melakukan pembinaan Pokdakan darma Nadi, Selasa (20/9) mengungkapkan, terpilihnya Pokdakan Darma Nadi sebagai duta Bali dalam lomba Pokdakan tingkat nasional karena pada tahun lalu, Pokdakan Darma Nadi berhasil meraih juara I tingkat provinsi Bali. “Setelah diajukan di tingkat nasional, Pokdakan Darma Nadi ternyata masuk nominasi. Penilaiannya akan dilaksanakan Kamis mendatang,” jelasnya.
Lagi
Pokdakan Darma Nadi Kembangkan Lele Unggul Masamo
21 Sep 2011 4 Komentar
in Budidaya Ikan Tag:Gubernur Bali, Lele Masamo, Masamo, Simantri

Gubernur Bali Made Mangku Pastika, tebarkan benih lele Masamo produksi Pokdakan Darma Nadi di kolam terpal Simantri di Desa Sudimara, Tabanan
Meski baru berdiri akhir Desember 2008, Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Darma Nadi di Desa Buruan, Penebel, telah berhasil mengembangkan berbagai jenis (varietas) ikan lele unggul yang ada di Indonesia. Bila awalnya hanya mengembangkan lele dumbo dan Sangkuriang, kini Pokdakan Darma Nadi juga telah berhasil mengembangkan lele Masamo, ikan lele jenis unggul yang berasal dari Afrika.
Ketua Pokdakan Darma Nadi, Gede Nyoman Darma Susila ditemui Manggala, Selasa (20/9) mengemukakan, lele Masamo merupakan ikan lele unggul jenis baru yang calon induknya didatangkan dari Afrika oleh PT. Matahari Sakti, salah satu produsen pakan ikan lele di Mojokerto (Jawa Timur). “Setelah melalui proses penelitian dan perkembangbiakan, keturunan lele dari Afrika tersebut dinamai oleh PT. Matahari Sakti selaku produsennya dengan nama lele Masamo,” katanya sambil menyebutkan, Masamo merupakan kependekan dari Matahari Sakti Mojokerto. “Kami mendapatkan calon induk Masamo dari PT, Matahari Sakti pada tahun 2010 lalu sejumlah 100 pasang. Saat ini produksi benihnya sudah menyebar ke beberapa kecamatan di Tabanan,” tambahnya.
Lagi
Berhasil Kembangkan Cacing Tubifek Dirjen PB Apresiasi Pokdakan Darma Nadi
21 Sep 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
Kelompok Pembudiaya Ikan (Pokdakan) Darma Nadi di Banjar Buruan Kelod, Desa Buruan, Penebel, Tabanan yang menjadi duta Bali dalam lomba Pokdakan tingkat Nasional tahun 2011, selain berhasil mengembangkan berbagai jenis ikan lele, juga telah berhasil mengembangkan cacing tubifek untuk pakan benih lele.
Keberhasilan Pokdakan Darma Nadi mengembangkan dan membudidayakan cacing tubifek tersebut, secara khusus mendapat apresiasi Direktur Jenderal (Dirjen) Perikanan Budidaya (PB) Kementrian Kelautan dan Perikanan, Dr. Ketut Sugama saat mengunjungi Pokdakan Darma Nadi beberapa waktu yang lalu.
Menurut Ketut Sugama, keberhasilan Pokdakan Darma Nadi membudiayakan cacing sutera atau cacing tubifek perlu didukung dan diapresiasi karena pembudidaya cacing tubifek di Indonesia terbilang langka. Di sisi lain, keberadaan cacing tubifek memiliki peranan yang sangat penting dalam usaha pembenihan ikan karena cacing tubifek merupakan salah satu makanan utama bagi benih ikan. “Kalau pembenih ikan sudah bisa membudidayakan cacing tubifek, maka soal produksi benih sudah tidak terlalu menjadi masalah lagi,” katanya meyakinkan.
Lagi
Antisipasi Wabah Penyakit Ikan Diskanlaut Tabanan Datangkan Ahli
25 Agu 2011 Tinggalkan sebuah Komentar

Akibat anomali iklim yang terjadi secara global, menyebabkan musim dan cuaca sulit diprediksi. Seringnya terjadi perubahan cuaca yang tak terduga, harus diwaspadai oleh pembudiaya ikan karena bisa mengakibatkan munculnya penyakit ikan. Baik itu penyakit yang disebabkan oleh parasit, bakteri, virus, nutrisi atau akibat perubahan kualitas perairan.
Mengantisipasi menculnya wabah penyakit ikan, Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlaut) Tabanan secara khusus mendatangkan Drs. Hambali Supriyadi, M.Sc dan Agus Sunarto, PHd, dua orang ahli penyakit ikan dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan Budidaya,
Kementrian Kelautan dan Perikanan, Jakarta.
Lagi
Laporkan Pencurian Lobster Nelayan Tabanan “Nglurug” Ke Mapolres
25 Jun 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
in Suka-suka

Kapolres Tabanan AKBP. AA. Made Sudana (tengah) didampingi Ketua DPC HNSI Tabanan I Ketut Arsana Yasa (kiri) dan Kabid Perikanan Tangkap I Ketut Sumatra Edy (kanan)
Sebanyak 25 orang nelayan dari enam kecamatan wilayah pesisir di Kabupaten Tabanan, nglurug (mendatangi) Mapolres Tabanan, Rabu (22/6). Mereka menemui Kapolres guna melaporkan semakin banyaknya lobster yang ditangkap dengan bubu hilang dicuri di tengah laut.
Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tabanan I Ketut Arsana Yasa yang mendampingi perwakilan kelompok nelayan tersebut, dalam laporannya mengungkapkan bila sejak dua bulan terakhir ini, bubu lobster yang dipasang nelayan di tengah laut sering hilang dicuri. Pencurinya diduga kuat nelayan andon (pendatang) dari luar wilayah Tabanan yang menggunakan perahu bermesin 40 PK. Modusnya, mereka mendatangi lokasi pemasangan bubu. Berikutnya, mereka mengangkat bubu dan mengambil lobster yang terperangkap di dalamnya. Ada juga di antaranya yang melakukan penyelaman dan merusak bubu dengan arit atau pisau untuk mengambil lobsternya. “Perahu yang digunakan berkisar 2 – 4 buah yang beroperasi pada malam hari hingga menjelang pagi,” lapornya.
Lagi
Kunjungi Kabupaten Tabanan, Dirjen Perikanan Budidaya Janjikan Program Mina Politan
25 Jun 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
in Serba-serbi Tag:Dirjen Perikanan Budidaya, Kabupaten Tabanan, Ketut Sugama, Mina Politan

Dirjen Perikanan Budidaya, Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) Dr.Ketut Sugama melakukan kunjungan lapangan di Tabanan, Kamis (23/6). Pada kunjungannya kali ini, Sugama menjanjikan akan mengucurkan bantuan Program Mina Politan di Kabupaten Tabanan tahun 2012 mendatang.
Janji tersebut diungkapkan Sugama setelah dirinya didampingi Direktur Produksi serta Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Tabanan melihat secara langsung di lapangan potensi dan perkembangan pembangunan perikanan di Desa Buruan, Kecamatan Penebel serta di Desa Nyitdah, Kecamatan Kediri.
Dari hasil kunjungannya ke lapangan tersebut, Sugama mengaku puas karena potensi perikanan budidaya di Kabupaten Tabanan terbilang besar. Selain itu, pembangunan perikanan di Kabupaten Tabanan juga menunjukkan tren meningkat. Terkait hal itu, pada tahun 2012 mendatang pihaknya menjanjikan akan mengucurkan program Mina Politan di Kabupaten Tabanan. “Adanya program Mina Politan, kita harapkan pembangunan perikanan budidaya di Kabupaten Tabanan bisa lebih dipacu dan ditingkatkan lagi untuk kesejahteraan pembudidaya ikan,” katanya.
Lagi




Komentar Terakhir